Rabu, 05 Januari 2022 kantor pelayanan administrasi PPSB (Penerimaan Santri Baru) di padati oleh para calon wali santri yang mengantarkan anaknya untuk mengikuti pelengkapan berkas sekaligus test untuk seleksi penerimaan santri baru di Pondok Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami.

Kantor pelayanan yang terletak di area putri itu di datangi secara tertib dengan menaati protokol kesehatan yang ada.

“Sudah dari kemarin pelaksanaan PPSB ini dimulai dan masih saja di penuhi oleh para calon wali santri” kata salah satu petugas,
Hal ini menunjukkan minat yang sangat tinggi pula kepercayaan yang menyebabkan tingginya frekuensi para orang tua yang ingin memasukkan anaknya ke pesantren Ummul Quro Al-Islami ini.

Bahkan tidak sedikit calon wali santri yang sudah terbilang uzur masih menyanggupi dirinya untuk menemani anak cucu mereka.

“Untuk teknis PPSB tahun ini calon wali santri yang sebelumnya sudah mendaftarkan diri secara online langsung melakukan daftar ulang sekaligus test masuk, hal ini dimaksudkan untuk mempercepat proses pelaksanaan PPSB yang terkendala karena pandemi”

Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan minat orang tua untuk memasukkan anaknya ke pesantren adalah karena rawannya penyalahgunaan gadget yang memiliki kemungkinan besar merusak alam pikiran seorang anak yang belum sempurna akalnya

“Saya ingin memasukkan anak saya ke pesantren karena saya merasa tidak bisa benar-benar menjaga anak saya dari gadgetnya, saya takut karena gadget anak saya malah akan ikut ajaran yang enggak-enggak” tukas Bapak Zul, calon wali santri putri yang sedang mengantarkan anak pertamanya itu.

Pelaksanaan PPSB ini dilaksanakan dalam 2 gelombang, yaitu gelombang 1 mulai dari 4 Januari 2022 – 20 April 2022, lalu dilanjutkan dengan gelombang 2 yang dimulai dari 09 Mei – 19 Juni.

Sampai hari ini panitia PPSB mencatatkan kurang lebih 150 santri yang sudah mendaftar, ini sangat luar biasa jika dilihat bahwa belum genap 2 hari pelaksanaan PPSB ini dibuka.

“Kami menargetkan mampu menggaet sampai 2000 santri untuk PPSB tahun ini” dengan semangat jawab Putri Aisyah atau biasa disapa Aes, salah satu ustadzah yang terpilih menjadi panitia PPSB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *