JAKARTA- Islamic book fair, sebuah kegiatan festival buku terbesar se-Asia Tenggara. Gelaran Islamic Book Fair (IBF) 2018 ini merupakan yang ke 17. Terselenggaranya kegiatan IBF ini berkat kerjasama IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia).

Minggu (22/4), sebanyak 318 Santriwati PM. Ummul Quro Al-Islami turut serta memeriahkan kegiatan IBF 2018. Mereka berkumpul di BIS pukul 07.00 dan berangkat beberapa menit kemudian setelah berkumpul. Sampai di lokasi JCC (Jakarta Convension Centre) pada pukul 08.40. Perjalanan yang sangat lancar membuat mereka bisa sampai di lokasi dengan cepat.

Ketika di lokasi, tidak semua pengunjung diperbolehkan masuk ke dalam festival sebelum pukul 10.00, hanya status pelajar saja yang diperbolehkan masuk oleh panitia. Santriwati PM. Ummul Quro Al-Islami beruntung berstatus pelajar dan dipersilahkan masuk sebelum waktu yang ditentukam

Di dalam venue JCC, banyak sekali stand-stand yang sudah berdiri dari berbagai penerbit di seluruh Indonesia. Santriwati sangat beruntung berkunjung di hari terakhir kegiatan IBF karena banyak sekali stand-stand yang menawarkan diskon besar-besaran. Berpencarlah mereka semua memburu buku-buku yang mereka cari dengan harga miring dari toko buku biasanya.

Selain festival buku, pada hari itu juga ada kegiatan jumpa penulis-penulis besar Indonesia seperti Habiburrahman El-Shirazy (kang Abik) dan juga Tere Liye. Santriwati ketika mereka telah lelah mencari buku menyempatkan untuk duduk-duduk santai mendengarkan kegiatan jumpa penulis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *