STATUTA PESANTREN MODERN UMMUL QURO AL-ISLAMI




MUQADDIMAH

Dengan niat semata-mata karena Allah, dilandasi keyakinan, semangat dan kerja keras serta bermodalkan bismillah. Pada tanggal 1 Muharram 1414 H yang bertepatan dengan tanggal 21 Juni 1993 M, Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami mulai dirintis.

Ummul Quro Al-Islami yang berarti 'ibu dari desa-desa' diambil dari salah satu nama Kota Suci Makkah Al-Mukkaromah dengan tujuan untuk memperoleh barokah kota suci tersebut sehingga Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami—sebagaimana halnya kota Mekkah—menjadi tempat yang penuh berkah serta menjadi tempat berkumpulnya para penuntut ilmu dari berbagai tempat di belahan dunia. Dengan begitu, kesucian, ketulusan dan serta keihlasan menjadi ruh setiap insan di pesantren ini.

Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami sebagai lembaga pendidikan, dakwah dan pengabdian masyarakat menjalankan pendidikannya dengan sistem asrama (boarding). Pendiri (kiai), dewan guru dan para santri belajar dan bermukim di dalam pesantren dengan nuansa kekeluargaan yang harmonis dan dinamis. Seluruh insan pesantren dapat berhubungan dan berkomunikasi langsung selama 24 (dua puluh empat jam), baik antara guru dengan kiai, murid dengan guru, dan sebaliknya.

Dengan berpedoman kepada kaidah "al-muhafadotu ala al-qodimi as-sholih wal akhdzu bil jadidi al aslah", Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami bertekad menghadirkan nuansa pendidikan yang islami, humanis dan komprehensif dengan mengedepankan nilai-nilai luhur budaya bangsa dalam meraih masa depan yang lebih maslahat di era persaingan yang semakin kompetitif.

Berawal dari sini, kelak akan lahir generasi-generasi tangguh yang menjunjung tinggi kalimat Allah, memegang teguh kebenaran, keadilan, nilai-nilai kebangsaan, mengedepankan akhlak mulia serta generasi yang unggul dalam prestasi, keilmuan, kepemimpinan dan kemandirian.

Untuk mencapai tujuan mulia di atas, maka ditetapkanlah PERATURAN DASAR (STATUTA) Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami sebagai berikut:

BAB I NAMA, KEDUDUKAN DAN SIFAT

Pasal 1

  • (1) Lembaga ini bernama Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islamiyangselanjutnya disingkatPM UQI, dalam bahasa Arab disebut (معهد أم القرى الإسلامى) dan dalam bahasa Inggris disebut Ummul Quro Islamic Boarding School.
  • (2) Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami mulai dirintis pada pada tanggal 1 Muharram 1414 H/bertepatan dengan tanggal 21 Juni 1993 M. Pada tahun 1994 mulai beroperasi sebagai lembaga pendidikan.
  • (3) Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami bertempat di Kp. Banyusuci Leuwimekar Leuwiliang Bogor Jawa Barat
  • (4) Pesantren ini bersifat independen.

BAB II HARI JADI

Pasal 2

Milad PM UQI dilaksanakan setiap tanggal 1 Muharram tahun Hijriyyah

BAB III ASAS DAN DASAR

Pasal 3

  • (1) Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami berasaskanIslam Ahl as-Sunnah wa al-Jamā‘ah.
  • (2) Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islamiberdasarkan Pancasiladan undang-undang yang berlaku.

BAB IV NILAI DASAR, VISI, MISI DAN TUJUAN

Pasal 4

  • (1) Nilai dasar PM UQI adalah kepaduan antara Keislamaan, Keindonesiaan, Kepesantrenan dan Kemasyarakatan.
  • (2) Penjabaran dari nilai-nilai sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dalam Peraturan Pengurus Pesantren.
Pasal 5
Visi PM UQI adalah terwujudnya generasi Islam yang unggul dalam prestasi, berakhlak mulia, beramal saleh dan tekun beribadah sesuai ajaran Islam Islam Ahl as-Sunnah wa al-Jamā‘ah.

Pasal 6 Misi UQI adalah:
  • a. Menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas dalam pencapaian prestasi akademik dan non akademik
  • b. Menyiapkan kader-kader ulama dan pemimpin umat yang mutafaqqih fi ad-diin berpaham ahlussunnah wal jama’ah
  • c. Mempersiapkan generasi Islam yang kompeten (science, skill, social behaviour, sincere faith) untuk berkiprah di dunia internasional
  • d. Mendidik generasi Islam yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, masyarakat dan negara.

Pasal 7
Tujuan UQI adalah :
  • a. Turut serta membangun masyarakat dan Negara Republik Indonesia yang adil dan makmur serta mendapat Ridho Allah SWT.
  • b. Membentuk generasi Islam yang unggul dalam prestasi akademik dan non akademik sebagai bekal melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi dan atau hidup mandiri
  • c. Menghasilkan generasi Islam yang santun dalam bertutur dan berperilaku
  • d. Mewujudkan generasi Islam yang berjiwa sosial (Mengabdi kepada masyarakat)
  • e. Menumbuhkan generasi Islam yang tekun melaksanakan ibadah wajib maupun sunnah berdasarkan paham ahlussunnah wal jama’ah.

BAB V Atribut Pasal 8
  • (1) Atribut UQI terdiri dari lambang, hymne dan mars PM UQI.
  • (2) Lambang PM UQI adalah gambar dengan warna dan bentuk sebagai berikut:


    • a. Gambar
      Lambang gambar UQI berbentuk segi empat yang di dalamnya terdapat gambar bola dunia dan Ka’bah dengan garis depan pena, di atasnya bertuliskan Ummul Quro dan di bawahnya bertuliskan Banyusuci.
    • b. Warna
      Warna hijau melambangkan Islam, warna putih melambangkan kesuciaan, ketulusan, kejujuran dan ketekunan dan warna kuning melambangkan pendidikan.
    • c. Bentuk
      Segi Empat menunjukkan kekuatan dan keteguhan dalam memengang prinsip sebagai lembaga Pendidikan Islam yang bertujuan mencetak kader umat yang rahmatan lil alamin
    • d. Pena melambangkan pengetahuan sebagaimana ayat pertama yang diturunkan Allah SWT kepada Rasulullah saw

      اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ , خَلَقَ الإنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ , اقْرَأْ وَرَبُّكَ الأكْرَمُ , الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ , عَلَّمَ الإنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

      1.Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan, 2. Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah, 3. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, 4. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, 5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (Al-Alaq: 1-5)

    • e. Ka’bah melambangkan tujuan utama pendidikan yaitu untuk menjadikan manusia yang beribadah kepada Allah SWT, sebagaimana tersirat dalam Al-Qur’an surat An-Nahl ayat 78

      وَاللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالأبْصَارَ وَالأفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

      “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.”

    • f. Bola dunia melambangkan sebuah cita-cita besar menjadi bagian dari pengelola kehidupan khalifah fil ard, sebagimana yang tersirat dalam firman Allah SWT surat Al-Baqarah ayat 31-32

      وَعَلَّمَ آدَمَ الأسْمَاءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَضَهُمْ عَلَى الْمَلائِكَةِ فَقَالَ أَنْبِئُونِي بِأَسْمَاءِ هَؤُلاءِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ , قَالُوا سُبْحَانَكَ لا عِلْمَ لَنَا إِلا مَا عَلَّمْتَنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ

      “Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar!" Mereka menjawab: "Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana."

BAB VI STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA

Pasal 9

(1) Struktur Organisasi Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami terdiri dari :
  • a. Pimpinan pesantren/Direktur/Mudir
  • b. Dalam melaksanakan tugas pimpinan pesantren dibantu oleh:
  • 1. Sekretaris pesantren
  • 2. Bendahara Pesantren
  • 3. Dewan Syuro
  • 4. Pelaksana Harian
  • c. Pelaksana Harian sebagaimana ayat (1) hurf b, terdiri atas:
    • 1. Kepala Madrasah MA dan MTs
    • 2. Biro Pendidikan
    • 3. Biro Humas dan Dokumentasi
    • 4. Biro Tata Usaha
    • 5. Biro Ke-santrian(Syu`unu al-thalabah)/MPO
    • 6. Bagian-bagian yang jenis dan jumlah personilnya disesuaikan dengan kebutuhan
(2) Untuk pengisian jabatan sekretaris, bendahara, dan pelaksana harian ditetapkan oleh pimpinan pesantren melalui usulan Dewan Syuro. (3) Sekretaris, Bendahara dan pelaksana harian Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami melaksanakan tugasnya masing-masing dengan prinsip kerjama sama, koordinasi, integrasi dan singkronisasi.

BAB VII DEWAN SYURA

Pasal 10

(1) Dewan syura berjumlah 9 (Sembilan) orang terdiri atas perwakilan majlis guru yang dipilih dan ditetapkan oleh pimpinan pesantren.
(2) Dewan syuro berfungsi dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan sertapengawasan jalannya pendidikan di pesantren modern Ummul Quro Al Islami
(3) Dewan syuro bertugas menghimpun, menganalisis dan memberikan rekomendasi kepada pimpinan terhadap keluhan, saran, kritik dan aspirasi masyarakat yang peduli terhadap pesantren modern Ummul Quro Al-Islami
(4) Masa khidmat Dewan syuro selama 1 (satu) tahun dan dapat dipilih kembali
(5) Dewan syuro menjalankan fungsinyasecara mandiri dan profesional.

BAB VIII TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB

Pasal 11

  • (1) Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami dipimpin oleh Pimpinan/Direktur
  • (2) Pimpinan/Direktur bertugas memimpin dan mengasuh para guru dan santri dan sekaligus penanggung jawab jalannya proses pendidikan di PM UQI.
  • (3) Sekretaris, bendahara, unsur pelaksana harian bertugas mewakili mudir dalam menangani pelaksanaan kegiatan administrasi, keuangan, kegiatan santri dan pendidikan kurikulerdan pendidikan extra-kurikuler.
  • (4) untuk pembagian tugas pokok dan fungsi masing-masing unsur ditetapkan oleh pimpinan pesantren dan atau melalui rapat Dewan Syura.

BAB X KRITERIA DAN PEMILIHAN KEPALA MADRASAH

Pasal 12

a. kriteria dan syarat calon kepala madrasah antara lain:
  • 1. Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) atau di-ploma empat (D-IV) kependidikan atau non-kependidikan.
  • 2. Memiliki masa pengabdian di Pondok Pesantren Ummul Quro Al-Islami sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun
  • 3. Berstatus sebagai guru tetap yayasan yang mengajar penuh, minimal 5 hari masa kerja dalam satu pekan
  • 4. Memiliki background/latarbelakang pendidikan pesantren
  • 5. Berakhlak mulia, mengembangkan budaya dan tradisi akhlak mulia, dan menjadi teladan yang baik.
  • 6. Memiliki integritas kepribadian sebagai pemimpin dan keinginan yang kuat dalam pengembangan diri sebagai kepala madrasah.
  • 7. Bersikap terbuka dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi kepala madrasah
  • 8. Besedia menyusun program kerja kepala madrasah beserta target pencapaiannya
  • 9. Bersedia dan sanggup melaksanakan program kerja kepala madrasah dengan penuh tanggungjawab
  • 10. Bersedia mengikuti peraturan/kebijakan pesantren baik yang tertulis atau yang tidak tertulis
  • 11. Bersedia bekerja penuh waktu dari pukul 07.00 s/d 13.00 WIB

b. Pemilihan kepala madrasah

  • Proses seleksi calonKepala Madrasah dilakukan oleh Dewan Syura secara langsung, bebas dan rahasia dengan mendata guru-guru yang memiliki persyaraatan untuk dijadikan calon Kepala Madrasah
  • Calon Kepala Madrasah diharuskan menyatakan kesediaannya untuk dicalonkan sebagai Kepala Madrasah Tsanawiyah atau Aliyah
  • Calon Kepala Madrasah harus mendapat restu dari Pimpinan Pesantren sebelum memasuki tahap pemilihan.
  • Pemilihan Kepala madrasah dilakukan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil melalui rapat majlis guru.

BAB XI MASA JABATAN DAN PERALIHAN KEPALA MADRASAH

Pasal 13

  • (1) Kepala Madrasah Tsanawiyah/Aliyah Ummul Quro Al-Islami dipilih untuk masa jabatan 4 tahun dan tidak dapat dipilh kembali untuk periode berikutnya.
  • (2) Kepala Madrasah Tsanawiyah/Aliyah Ummul Quro Al-Islami bisa dibebas tugaskan jika melanggar peraturan pesantren
  • (3) Pelanggaran sebagaimana dimaksud pasal 12 ayat (2) di atas adalah:
    • a. Melakukan tindakan asusila baik di dalam maupun di luar lingkungan pesantren
    • b. Melalaikan tugas sebagai kepala Madrasah Tsanawiyah/Aliyah
    • c. Melakukan tindak penyelewengan jabatan untuk kepentingan pribadi atau golongan
  • (4) Apabila kepala madrasah berhalangan tetap sebelum masa jabatan berakhir, maka tugas dan jabatan diserahkan kepada pimpinan pesantren untuk ditetapkan penggantinya.

BAB XII KEUANGAN/SUMBER DANA

Pasal 14

(1) Keuangan Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami diperoleh dari :
  • a. Orang tua/wali santri/santriwati
  • b. Hibah, shadaqah, wakaf dan infaq
  • c. Bantuan pemerintah.
  • d. Sumber-sumber lain yang halal dan tidak mengikat baik dari dalam maupun luar negeri.
(2) Penggunaan keuangan dipertanggungjawabkan kepada Pesantren ModernUmmul Quro Al-Islami melalui pimpinan pesantren.

BAB XIII JENIS, JENJANG DAN POLA PENDIDIKAN

Pasal 15

(1) Pendidikan Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami adalah pendidikan ilmu agama dan ilmu umum serta pendidikan terapan (extra kurikuler) berbasis nilai dan karakter kebangsaan.
(2) Jenjang pendidikan Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islamiadalah MTs dan MAatau setingkat SMP dan SMA.
(3) Pola pendidikan bersifat formal dan informal melalui kegiatan belajar mengajar secara berjenjang dan berkesinambungan.

BAB XIV KURIKULUM DAN SISTEM PENDIDIKAN

Pasal 16

(1) Kurikulum Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami adalah seperangkat rencana pendidikan berisi cita-cita pendidikan yang dipergunakan sebagai pedoman penyelengaraan belajar mengajar (KBM).
(2) Kurikulum PM UQI merupakan kurikulum terpadu antara kurikulum pemerintah dan kurikulum pesantren yang dilaksanakan secara terpadu,berjenjang dan berkesinam- bungan
(3) Sistem Pendidikan PM UQI dikemas dalam sistem boarding school (asrama) dengan pemisahan kegiatan pendidikan antara santri putra dan santri putri.

BAB XV BAHASA PENGANTAR DAN TAHUN PELAJARAN

Pasal 17

(1) Bahasa pengantar yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar adalah bahasa Indonesia, Arab dan Inggris sesuai dengan materi ajar.
(2) Tahun pelajaran pendidikan disesuaikan dengan ketentuan kalender pendidikan pemerintah.

BAB XVI KEGIATAN PENERIMAAN SANTRI BARU

Pasal 18

(1) Kegiatan penerimaan santri baru dilakukan setiap menjelang awal tahun pelajaran.
(2) penerimaan santri baru dilaksanakan oleh panitia yang ditetapkan oleh pimpinan pesantren
(3) Panitia penerimaan santri baru dalam melaksanakan tugas bertanggung jawab kepada pimpinan pesantren
(4) jumlah kouta santri/santriwati baru dan besaran biaya masuk ditetapkan oleh pimpinan pesantren melalui rapat majlis guru dengan pempertimbangkan daya tampung asrama dan ruang kelas belajar.
(5) Calon santri/santriwati UQI lulusan SD/MI diterima sebagai santri/santriwati program regular
(6) Calon santri/santriwati UQI lulusan SMP/MTs diterima sebagai santri/santriwati program khusus (PK)
(7) Sebelum diterima sebagai santri, diwajibkan bagi para calon santri/santriwati mengikuti bimbingan dan ujian penempatan kelas. (8) Santri harus diantar dan diserahkan langsung oleh orang tua/ walinya kepada pihak pesantren
(9) Ujian masuk sebagaimana ayat (5) dilaksanakan dalam bentuk: praktek ibadah shalat, baca tulis Al-Qur’an dan materi pelajaran agama dan umum.

BAB XVII PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN

Pasal 19

(1) PM UQI menyelenggarakan pendidikan MTs dan Aliyah setara dengan SMP/SMA
(2) Santri yang masuk melalui Program Khusus (PK) mengikuti kelas intensive selama 1 (satu) tahun sebelum masuk jenjang Aliyah
(3) Kelas intensive dilaksanakan untuk membekali santri PK dengan ilmu keagamaan dan bahasa
(4) Pendidikan di PM UQI berlangsung selama 4 (empat) tahun bagi santri program khsus (PK) dan 6 (enam) tahun bagi santri reguler.
(5) Satu tahun pelajaran dibagi dua semester, yaitu; semester ganjil dan semester genap
(6) Dalam mengakhiri masa pendidikannya santri harus dinyatakan lulus dari materi ujian dan tugas-tugas yang menjadi syarat kelulusan, serta menyusun satu karya tulis.
(7) Santri yang dinyatakan lulus berhak mendapatkan Ijazah (syahadah) pesantren.

BAB XVIII KEGIATAN BELAJAR, EVALUASI DAN HARI LIBUR

Pasal 20

(1) Kegiatan belajar mengajar mengacu kepada kurikulum pemerintah dan kurikulum pesantren.
(2) Penilaian hasil belajar dilaksanakan secara berkala yang dapat diselenggarakan dalam bentuk ujian,pelaksanaan tugas, dan/atau pengamatan oleh guru.
(3) Penilaian hasil belajar diselenggarakan dalam bentuk ujian lisan, tulis, peraktek, dan ujian imamah.
(4) Penilaian hasil belajar diselenggarakan melalui ujian tengah semester, ujian akhir semester, ujian madrasah dan ujian nasional.
(5) Dalam penyelenggaraan ujian dibentuk panitia ujian yang diangkat dan bertanggung jawan kepada pimpinan pesantren.
(6) Hari libur ditetapkan hanya 2 (dua) kali dalam setahun yaitu: hari libur ramadhan dan Idul Fitri serta hari libur akhir tahun pelajaran.

BAB XIX TENAGA PENDIDIKAN

Pasal 21

(1) Tenaga pendidik (guru/ustadz) terdiri dari GuruTidak Tetap (GTT), dan Guru Tetap Yayasan (GTY)
(2) Guru Tetap Yayasan adalah guru-guru yang sudah mengabdi di atas 5 tahun dan mengajar minimal lima hari.
(3) Tenaga pendidik lainya terdiri dari instruktur, pelatih dan tutor
(4) Rekrutmen tenaga pendidik (ustadz/ustadzah) ditetapkan oleh pimpinan
(5) Rekrutmen tenaga pendidik (ustadz/ustadzah)lebih dititikberatkan pada kifayah ilmiyah (kualitas) dan kifayah khuluqiyah (integritas/kepribadian).

BAB XX PESERTA DIDIK (SANTRI)

Pasal 22

(1) Peserta didik (santri/santriwati) adalah pelajar yang namanya terdaftar dalam buku induk sekolah/pesantren.
(2) Syarat-syarat peserta didik :
  • a. Muslim/Muslimah berusiah antara 12-20 tahun
  • b. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama dalam masa pendidikan
  • c. Bersediabersedia tinggal di asrama pesantren
  • d. Memenuhi persyaratan administrasi pesantren
  • e. Sehat jasmani dan rohani.
(3) Peserta didik berkewajiban mantaati semua aturan dan bersedia melaksanakan program dan sunnah-sunnah pesantren modern Ummul Quro Al-Islami.

BAB XXI ORGANISASI SANTRI

Pasal 23

(1) Untuk menunjang tercapainya tujuan Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami, maka dibentuk organisasi santri.
(2) Organisasi santri PM UQI yang dibentuk berorientasi pada pembelajaran dan pengabdian sesuai dengan visi dan misi Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami.
(3) Ketua organisasi santri dipilih dari dan oleh santri melalui pemilihan langsung
(4) Masa khidmat organisasi santri adalah 1 (satu) tahun
(5) AD/ART dan program kerja organisasi santri dirumuskan melalui forum Rapat Kerja.
(6) Dalam melaksanakan tugas Pengurus organisasi santri bertanggung-jawab kepada pimpinan pesantren melalui biro kesantrian (MPO).

BAB XXII ALUMNI

Pasal 24

(1) Alumni adalah seseorang yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan di Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami dan dinyatakan tamat/lulus.
(2) Pembinaan hubungan antara alamuni dengan pesantren modern Ummul Quro Al-Islami dilakukan oleh organisasi alumni, yaitu Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Ummul Quro Al-Islami yang selanjutnya disingkat IKAPMI

BAB XXIII PENGHARGAAN TANDA JASA

Pasal 25

(1) Penghargaan dan tanda jasa diberikan kepada mereka yang telah menunjukkan kesetiaan, prestasi atau jasa kepada Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami.
(2) Pedoman pemberian penghargaan tanda dan jasa diatur dalam peraturan pesantren modernUmmul Quro Al-Islami

BAB XXIV KODE ETIK

Pasal 26

(1) Kode etik PM UQI adalah norma yang berlaku bagi keluarga besar PM UQI sebagai pedoman dalam bekerja dan berkhidmat di PM UQI.
(2) Ketentuan mengenai Kode etik PM UQI ditetapkan oleh pimpinan pesantren atas usulanl Dewan Syuro.

BAB XXV PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN

Pasal 27

(1) Pengendalian dan pengawasan pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami dilakukan oleh pimpinan pesantren.
(2) Pengendalian dan pengawasan pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami diatur lebih lanjut dengan peraturan pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami

BAB XXVI PERPUSTAKAAN

Pasal 28

(1) Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami mengadakan perpustakaan yang merupakan taman bacaan para santri/santriwati untuk menambah khazanah ilmu pengetahuan
(2) Perpustakaan dikelola dan dipimpin oleh kepala perpustakaan yang bertanggungjawab kepada MPO.
(3) Tugas pokok penanggungjawab perpustakaan sebagai berikut:
  • Merencanakan, mengadakan dan menjaga kitab-kitab/buku-buku dan asset perpustaka.
  • memberikan pelayanan kepada pengunjung perpustakaan
  • Mengelola dan mengatur jadwal berkunjung ke perpustakaan.

BAB XXVII PENGABDIAN MASYARAKAT

Pasal 29

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan kegiatan yang dilakukan santri/santriwati dalam rangka pengamalan ilmu melalui kegiatan social dan pendidikan yang bersifat pengabdian masyarakat.

BAB XXVIII PERUBAHAN

Pasal 30

(1) Statuta ini disusun sesuai dengan AD/ART Yayasan Ummul Quro
(2) Statuta ini hanya dapat dirubah atas keputusan Pimpinan Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami.
BAB XXIX

Pasal 31
P e n u t u p


Hal-hal yang belum diatur dalam statuta ini akan diatur dalam Peraturan Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami